Pendidikan Multikultural Ala Muhammadiyah: Membangun Toleransi di Indonesia
Keywords:
Muhammadiyah, Pendidikan Multikultural, Toleransi, SDG 4Abstract
Artikel ini membahas pendidikan multikultural dalam perspektif Muhammadiyah sebagai upaya membangun toleransi di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Pendidikan multikultural dipahami sebagai pendekatan strategis untuk menanamkan nilai-nilai inklusivitas, keadilan, dan penghargaan terhadap perbedaan budaya, agama, dan etnis. Penelitian ini menggunakan penelitian pustaka (library research) untuk mengkaji kontribusi Muhammadiyah dalam membangun masyarakat toleran melalui institusi pendidikannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Muhammadiyah telah mengintegrasikan nilai-nilai multikultural ke dalam kurikulum, praktik kelembagaan, dan orientasi sosial, selaras dengan lima dimensi pendidikan multikultural menurut James A. Banks. Implementasi tersebut tercermin dalam pendirian kampus di daerah mayoritas non-Muslim, penyusunan kurikulum Al-Islam dan Kemuhammadiyahan berperspektif multikultural, serta komitmen terhadap perlindungan kelompok minoritas. Kajian ini menegaskan bahwa pendidikan multikultural ala Muhammadiyah memiliki kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG 4), khususnya dalam menyediakan pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi semua.
