Sistem E-Court dan Sengketa Ekonomi Syariah: Mewujudkan Keadilan Cepat dan Terjangkau dalam Kerangka SDG

Authors

  • Asifa Khoirunnisa Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Keywords:

E-Court, Sengketa Ekonomi Syariah, Pengadilan Agama

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas serta dampak dari sistem e-court dalam penyelesaian sengketa Ekonomi Syariah di Pengadilan Agama Purwokerto. Metode yang diterapkan adalah field research yang bersifat deskriptif kualitatif dengan subjek Pengadilan Agama Purwokerto. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara dengan pihak-pihak terkait seperti hakim dan panitera, serta dokumentasi dari berbagai sumber seperti buku, karya ilmiah, data laporan tahunan. Dalam penelitian ini menggunakan analisis data induktif secara deskriptif kualitatif untuk menunjukkan e-court mampu memenuhi prinsip peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan, meskipun penerapannya masih menghadapi beberapa tantangan. Kendala utama meliputi keterbatasan akses internet di daerah pedesaan dan rendahnya literasi digital di kalangan masyarakat. Namun, sistem ini memiliki keunggulan signifikan seperti mengurangi kontak fisik yang dapat mengurangi risiko, serta fleksibilitas dalam pelaksanaan e-litigasi yang dapat dilakukan dari mana saja. Kesimpulannya, sistem e-court efektif dalam meningkatkan efisiensi administrasi pengadilan, namun penerapannya memerlukan peningkatan melalui sosialisasi dan edukasi yang lebih intensif kepada masyarakat mengenai penggunaan e-court. Disarankan agar Mahkamah Agung meningkatkan upaya sosialisasi dan edukasi, serta menyediakan fitur yang memungkinkan partisipasi masyarakat dalam persidangan secara elektronik, guna meningkatkan penggunaan e-court di masa mendatang.

Downloads

Published

2025-07-19

How to Cite

Khoirunnisa, A. (2025). Sistem E-Court dan Sengketa Ekonomi Syariah: Mewujudkan Keadilan Cepat dan Terjangkau dalam Kerangka SDG. Litera Inti Aksara Library, 81–86. Retrieved from https://lib.literaaksara.com/lib/article/view/22

Issue

Section

Kolokium I