Peran ‘Aisyiyah dalam Promosi Kesehatan Reproduksi Perempuan terhadap Implementasi
Keywords:
AKI, Aisyiyah, Kesehatan reproduksi, metode literatur, SDG 3, SDG 5Abstract
Kesehatan merupakan kondisi dinamis yang mencerminkan kesejahteraan individu secara fisik, mental, dan sosial, bukan semata-mata terbebas dari penyakit atau gangguan. Di Indonesia, masih banyak tantangan yang dihadapi dalam pemenuhan hak kesehatan reproduksi perempuan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kematian ibu (AKI) masih menjadi perhatian serius. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan menganalisis secara kualitatif bagaimana peran ‘Aisyiyah dalam mempromosikan kesehatan reproduksi perempuan, strategi apa saja yang diterapkan, serta sejauh mana kontribusinya dalam mendukung pencapaian SDG 3 dan SDG 5. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literatur (Library Research) sebagai pendekatan utama. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok usia 45–49 tahun memiliki persentase tertinggi (29,76%), sementara kelompok usia 25–29 tahun mencatat persentase tertinggi (7,10%) yang memiliki keluhan kesehatan dan pernah menjalani rawat inap. Selain itu, mayoritas perempuan di Indonesia pada tahun 2023 tercatat sebagai peserta BPJS Kesehatan PBI (Penerima Bantuan Iuran) dengan rata-rata sebesar 44,56%.
